logo

train_icon

Dalam rangka menyambut Dies Fakultas Teknik Uncen ke 14 yang jatuh pada tanggal 11 September 2015, Panitia dies menyelenggarakan Seminar Nasional yang dilaksanakan pada hari ini Kamis tanggal 20 Agustus 2015, mulai pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WIT, bertempat di Aula Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih. Adapun tema Seminar adalah Meraih Harapan: Membangun Transportasi Kereta Api di Tanah Papua.

IMG_3674

Pemateri dalam Seminar ini adalah
1. Prof. Ir. Basauli Umar Lubis, M.SA., Ph.D (ITB Bandung)
2. Ir Julison Arifin, MSc., PhD (ITB Bandung)
3. Dr. Hariman Dahrif, S.Pi., MTp (Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Papua)
dan dimoderasi oleh Samuel Rorrong, ST. MT (Dosen Teknik Perencanaan Wilayah Kota Fakultas Teknik UNCEN). Peserta seminar diikuti dan dihadiri oleh 310 peserta, terdiri dari :
a. Civitas akademika uncen, sebanyak 85 orang
b.Tamu undangan yang terdiri Pemerintah Daerah, Anggota DPR Papua, Universitas Swasta di Jayapura dan masyarakat sebanyak 23 orang

IMG_3660

IMG_3662

IMG_3665

Catatan penting kuliah, antara lain :
1. Ketua Komisi IV DPR Papua yang membidangi infrastruktur dalam sambutan menyampaikan perlunya dukungan dan rekomendasi akademik serta perencanaan yang baik dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur di Papua
2. Pemateri Julison Arifin PhD menyampaikan materi yang di awali dengan konsep mengenai tujuan dibangunnya trasportasi perkeretaapian bertujuan untuk melayani masyarakat meskipun keuntungan dari sisi operasional tidak besar bahkan dapat mengalami kerugian. Oleh karena itu perlu peran utama dari pemerintah baik pusat maupun daerah. Secara teknis infrastruktur rel kereta diperuntukkan daerah rata. Rencana induk Nasional jalur rel di Papua sementara ini didesain untuk daerah garis pantai yang rata namun juga didesain peluang pengembangan jaringan rel yang melintasi pegunungan Papua. Untuk mewujudkan ini perlu dipersiapkan sumber daya manusia dari anak-anak bangsa asal Papua.
3. Pemateri Prof Basauli Umar Lubir memaparkan tentang rencana jalur kereta api Sentani-Jayapura. Dasar pengembangan rel adalah untuk angkutan manusia, logistik dan industri dalam lingkup pengembangan regional dan kawasan. Jalur yang direncanakan dapat berdampingan dengan jalan utama, diatas air ataupun jalur tersendiri. Stasion-stasion antara yang akan dibangun diharapkan mempunyai pengaruh sebagai generator pembangunan ekonomi dan juga parawisata dan perlu didukung oleh tata ruang dan melayani dari area spesial distrik hingga national zone
4. Pemateri Dr Hariman Dafrif menyampaiakn topik Pembangunan Transportasi Kereta Api di Provinsi Papua. Rencana tahap pertama pembangunan adalah jalur Sentani ke Kota Jayapura.

kereta

Rencana tahap kedua adalah jalur pantai utara selanjutnya ke pegunungan dan berakhir di jalur selatan Papua. Kedua tahap ini direncanakan sampai tahun 2030. Namun tantangn yang dihadapi berupa kondisi geografis, keamanan, hak ulayat, sumber daya manusia, kelembagaan, komitmen pemerintah dan finansial. Jadwal pembangunan yaitu pada tahun 2015 melaksanakan tahap studi kelayakan moda transportasi kereta api di Papua, melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta sosialisasi kepada masyarakat dan perguruan tinggi. Tahap kedua hingga tahun 2016 berupa Penyusunan dokumen Amdal, Penyususan Dokumen Detail Engineering Design,Penyusunan dokumen Terase, Penyiapan Kelembagaan dan Kebutuhan SDM, Koordinasi dengan pemerintah daerah dan SKPD terkait serta sosialisasi kepada masyarakat. Tahap hingga tahun 2017 adalah groundbreaking berupa pembangunan konstruksi kereta api ringan Sentani Jayapura, Pembebasan Lahan dan training Sumber daya manusia ;

Dalam seminar ini juga dilaksanakan sesi diskusi berupa tanya jawab antara peserta dan pemateri.

IMG_3693

IMG_3669

ALBUM FOTO  Kegiatan Seminar Kereta Api

Leave a Reply